DAPAT EMAS TANPA MODAL, MAU?

Minggu, 27 November 2011

Analis : Turun 2,1%, harga emas masih akan tertekan

JAKARTA. Analis meramalkan, pergerakan emas awal pekan ini cenderung terbatas. Emas, berpeluang besar mengalami koreksi lanjutan.
Erwin Poernomo, Analis Valbury Asia Futures melihat meskipun akhir-akhir ini emas bergerak mengikuti aset risiko, emas fisik yang dipegang oleh global exchange traded funds telah naik ke level rekor tertinggi pada pekan lalu. "Hal ini mengisyaratkan adanya safe heaven buying akibat kekhawatiran investor," tutur Erwin.
Tapi, secara teknikal, Erwin membaca emas pada pekan mendatang masih dalam wilayah bearish. "Secara daily trend, intraday trend masih bearish. Jika rebound gagal break outside areal resistance kami di sekitar US$ 1.698,15-US$ 1.704,83 maka downside cenderung berkembang,” ujarnya.
Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,6% ke US$ 1.688,50 per ounce pada pukul 0:56 di Comex di New York (26/11). Harga tersebut telah turun 2,1% selama sepekan terakhir dan lebih kecil dari penurunan pekan sebelumnya yaitu 3,5%.
Penurunan emas selama pekan lalu cenderung diakibatkan oleh tekanan penguatan dollar AS. "Investor tak mau ambil risiko karena tidak ada berita positif dari Eropa. Orang-orang tersebut memilih pindah ke uang tunai," ujar Fain Shaffer, presiden Infinity Trading Corp di Medford, Oregon.
Analis juga melihat harga emas masih akan terus tertekan selama pekan depan. "Kami belum melihat permintaan emas fisik secara signifikan. Hati-hati, ada potensi penurunan lebih lanjut dan menuju US$ 1.650," hitung Marc Ground, analis Standard Bank Plc.
Oleh sebab itu, analis menyarankan bagi investor yang ingin masuk emas harus berhati-hati dan tidak terlalu agresif.

Sumber : www.kontan.co.id

Mengapa harus berkebun emas ?

Selama berabad-abad, emas menjadi dambaan karena memiliki paduan yang unik antara kelangkaan, keindahan, dan sifatnya yang nyaris tak lekang. Negara menggunakan emas sebagai simpanan kekayaan dan sarana pertukaran internasional; masyarakat ingin memiliki emas sebagai jaminan terhadap hal-hal yang tidak terduga sebagai pengganti uang tunai.

Barangkali yang lebih penting, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, emas akhirnya dianggap sebagai kelas aset yang harus dimiliki oleh para investor sebagai bagian dari portofolio mereka. Investasi emas dapat berwujud emas batangan (gumpalan), lembaran emas, saham di perusahaan emas, dana investasi emas (dana gotong royong), surat berjangka emas dan opsi emas.

Otoritas moneter seperti Bank Sentral dan International Monetary Fund (IMF) telah lama menggunakan emas sebagai cadangan kekayaannya. Masyarakat menjadi percaya diri karena tahu bahwa Bank Sentral menyimpan emas – suatu aset yang tak lekang dan barang yang cenderung tidak terkena imbas inflasi seperti uang tunai. Beberapa negara memberikan pengakuan secara eksplisit karena emas menguatkan mata uang domestik. Selain itu, agensi penilai tingkat hutang akan merasa tenang karena adanya emas sebagai cadangan negara.

Emas kadangkala disebut sebagai aset pendapatan non-penghasilan. Ini tidak benar. Ada pasar untuk pemberi pinjaman emas, dan emas juga dapat diperdagangkan untuk mendapatkan keuntungan. Kemungkinan ada “biaya oportunitas” dari menyimpan emas, namun di daerah dengan tingkat bunga rendah, ini lebih rendah dari yang dibayangkan. Keuntungan lain dari emas adalah mampu menutup biaya. Biaya oportunitas dari menyimpan emas dapat dianggap sebanding dengan premi asuransi.

Sebagai individu pribadi, tidak ada seorang pun yang akan menaruh 100% asetnya dalam investasi emas. Dalam portofolio aset mana pun, tidak lazim jika Anda menaruh semua telur dalam satu keranjang. Memang harga emas dapat mengalami fluktuasi – begitu pula kurs nilaitukar dan tingkat suku bunga mata uang yang disimpan di cadangan. Strategi diversifikasi saham biasanya akan menyediakan pengembalian yang kurang volatil dibandingkan satu aset tunggal. Sebagian besar konsultan investasi akan menyarankan kisaran antara 10 hingga 35%.

European Central Bank (ECB) misalnya, menyimpan antara 15-20% (tergantung pada nilai pasar) cadangan kekayaannya dalam bentuk emas.

Pertanyaannya bukan mengapa, namun lebih kepada bagaimana dan berapa banyak.

sumber : www.vgmc.com

Jumat, 25 November 2011

Investasi Emas "Just do it"

Orang yang sukses adalah orang yang fokus pada tindakan dan orang gagal berorientasi pada kata-kata semata. Slogan  "JUST DO IT" pada perusahaan sepatu NIKE ini memang menginspirasi kita untuk segera bertindak dari apa yang kita yakini baik dalam hal bisnis atau investasi. Orang yang sukses adalah orang yang " melakukan" sementara mereka yang meraih sedikit adalah orang yang hanya beharap dan hanya bermimpi dan sering membuat alasan. Jadi bagaimana dengan anda apakah anda sudah mempunyai kendaraan investasi, minimal cara yang praktis dalam meraih tujuan investasi anda.

Menurut saya Investasi bisa di kelompokkan menjadi dua jenis, yang pertama adalah investasi yang low risk, dan high risk. Dari 2 kelompok tersebut otomatis ada kelebihan dan kekurangan nya masing2 jika di lihat dari hasil / gain yang di dapat. Jika kita termasuk investor yang low risk kita sebaiknya mencari jenis investasi / bisnis yang sesuai dengan karakter kita tersebut begitu pula sebaliknya. Tetapi it;s posibble to be change, itu yang saya alami. Dulu saya termasuk tipe yang low risk dan sangat konservatif namun dengan berjalannya waktu dan tambahan pengetahuan yang di dapat tentang bisnis dan investasi beserta faktor yang mempengaruhinya, saya sedikit berubah menjadi medium risk, hmmm istilah ini saya yang buat yaa.

Low risk low gain, high risk high gain silahkan anda pilih yang mana. Jika anda tipe yang low risk anda bisa berbisnis misal sebagai reseller, broker, makelar, dropship, affiliasi dan lain-lain. Jika tipe high risk  anda bisa bermain di forex, saham, properti (karna membutuhkan modal yang cukup besar). Dalam halini saya ingin memperkenalkan jenis investasi yang medium risk tapi bisa menghasilkan hasil / gain yang cukup maximal, tentu semua tegantung analisa kita dan pasar. anda pasti sering mendengar bahkan mungkin sudah memiliki karena sudah sangat familiar.
 
EMAS yaa benar emas adalah salah satu investasi medium risk ( jika di perdagangkan, tapi kalau di simpan saja bisa menjadi low risk). emas yang di maksud adalah emas yang 24 karat dengan kadar 99,99.yang sering di sebut Emas batangan 999,9 atau Logam mulia atau Fine Gold.
Tips berinvestasi emas batangan ga pakai ribet dan akurat

Kamis, 24 November 2011

SELAYANG PANDANG KEBUN EMAS

Hal ini terjadi karena data perhitungan investasi anda ada di bank, tetapi bank tidak bisa memberikan pelayanan untuk memonitor investasi dan memberikan laporan perhitungan investasi emas kepada setiap nasabah seperti konsultan investasi.
       Anda bisa datang ke bank dan melihat perhitungan investasi anda dari computer bank, tetapi saat anda pulang ke rumah kemungkinan anda jadi lupa angka-angka yang dijelaskan pegawai bank.
Atau setiap kali ke bank anda harus mencatat satu per satu angka-angka yang ada pada computer bank?
Hmm..Ribet, mungkin pegawai bank juga jadi sentimen dan darah tinggi karena terlalu lama melayani anda.
    Lalu bagaimana anda bisa memonitor dan mengetahui jumlah keuntungannya kalau datanya ada di bank?
Atau bagaimana bisa berinvestasi secara maksimal kalau anda sendiri tidak tau cara perhitungan di bank? 
Dan bagaimana mengetahui akan melanjutkan kontrak atau sebaiknya menjual emas investasi anda?

Dengan Formula Ampuh anda bisa memonitor investasi emas dengan mudah.

Formula Ampuh dibuat dengan formula perhitungan program excel, bukan hanya berbentuk teori atau ebook sehingga bisa langsung anda aplikasikan untuk memonitor investasi anda.
Formula perhitungan inilah yang saya sebut Formula Ampuh karena  dengan menggunakan formula perhitungan ini saya semakin mudah dalam memonitor perkembangan investasi emas, dan mudah mengetahui kapan saya harus melakukan perpanjangan kontrak atau melakukan eksekusi dengan melepas dan menjual emas.
Sebagian orang berpikir berinvestasi emas di Bank adalah mudah..
Misal naik Rp.50.000 maka hasil dari kenaikan dikurangi biaya penitipan adalah hasil keuntungan kita.
Benar, tetapi kurang tepat jika perhitungan anda hanya sebatas itu..
Lalu apa Formula Ampuh bisa digunakan memperkirakan kapan bisa dimulai investasi?
Bisa !
Caranya :
1. Berapa lama kemungkinan kenaikan Rp.50.000 tersebut? 2 bulan, 3 bulan atau 4 bulan?
2. Masukkan Rp.50.000 dan waktu 4 bulan.
3. Anda cukup melihat hasilnya, apakah sudah untung atau masih rugi..
4. Kalau untung berarti anda bisa langsung memulai investasi sekarang..
5. Kalau masih rugi artinya anda mungkin harus menganalisa kembali dengan mencermati trend harga yang ada.

Dengan FORMULA AMPUH maka perhitungan anda akan jauh lebih cepat dan praktis dalam mengambil keputusan..KEBUN EMAS TANPA RIBET